← Kabar BUMDes
Langkah Sigap BUMDes Pagar Bumi Sejahtera Atasi Bahaya Amonia di Kandang Ayam

📅 22 Mei 2026

Langkah Sigap BUMDes Pagar Bumi Sejahtera Atasi Bahaya Amonia di Kandang Ayam

MUNDU, SETUPATOK– BUMDes Pagar Bumi Sejahtera, Desa Setupatok, Kecamatan Mundu terus menunjukkan komitmennya dalam mengelola unit usaha peternakan secara profesional dan inovatif. Baru-baru ini, pengurus BUMDes mengambil langkah taktis untuk mengatasi salah satu masalah paling klasik dan berbahaya di area peternakan: kotoran ayam yang sulit kering dan memicu naiknya gas amonia. Kondisi cuaca dan sirkulasi udara yang kurang optimal seringkali membuat kotoran di bawah kandang menjadi basah dan lembap. Jika dibiarkan, tumpukan kotoran ini akan menghasilkan gas amonia yang berbau sangat menyengat dan naik ke area tempat ayam beraktivitas. ### Ancaman Amonia bagi Produktivitas Ayam Gas amonia bukan sekadar masalah bau yang mengganggu lingkungan sekitar, tetapi merupakan ancaman langsung bagi kelangsungan usaha peternakan. Beberapa dampak fatal dari tingginya kadar amonia di dalam kandang antara lain: * **Ayam Mengalami Stres Berat:** Bau menyengat membuat ayam tidak nyaman dan kehilangan nafsu makan. * **Penurunan Volume Telur:** Stres dan gangguan kesehatan secara langsung memukul mundur tingkat produktivitas harian. Volume dan kualitas telur bisa merosot tajam. * **Gangguan Pernapasan hingga Kematian:** Amonia merusak saluran pernapasan ayam, membuat mereka rentan terhadap penyakit mematikan seperti snot (pilek), yang pada akhirnya dapat memicu lonjakan angka kematian (mortalitas). ### Solusi Praktis: Tabur Sekam Mentah dan Tanah Menyadari bahaya tersebut, tim BUMDes Pagar Bumi Sejahtera segera melakukan tindakan penanggulangan langsung di lokasi kandang. Langkah taktis ini dieksekusi oleh karyawan BUMDes, Saudara **Trisno**—atau yang akrab disapa **Ucok**—dengan didampingi dan diawasi langsung oleh Direktur BUMDes, Bapak **Nur Arifin**. Metode penanggulangan yang dipilih adalah dengan menyebarkan campuran **sekam padi mentah dan tanah** secara merata di atas tumpukan kotoran ayam yang basah. Langkah ini dipilih karena terbukti sangat efektif secara agronomis: 1. **Daya Serap Tinggi:** Sekam padi mentah memiliki rongga yang mampu menyerap kelebihan air dari kotoran ayam dengan cepat, mengubah kondisi kotoran dari basah menjadi kering. 2. **Menekan Gas Amonia:** Tanah berfungsi untuk menutupi pori-pori kotoran sehingga gas amonia terperangkap dan tidak menguap naik ke atas kandang. 3. **Mempercepat Pengomposan:** Kombinasi kotoran, sekam, dan tanah justru menciptakan media yang sangat baik untuk proses pengomposan alami. Ke depannya, kotoran ini bisa dimanfaatkan kembali menjadi pupuk organik yang bernilai ekonomis tinggi. > "Kesehatan ternak adalah kunci dari produktivitas. Kita tidak bisa menunggu sampai ayam sakit atau produksi telur turun. Tindakan penyebaran sekam dan tanah yang dilakukan Mas Ucok hari ini adalah langkah preventif agar sirkulasi udara kandang tetap sehat dan ayam terhindar dari stres," ujar Nur Arifin, Direktur BUMDes Pagar Bumi Sejahtera. > Dengan penanganan yang cepat dan tepat sasaran ini, BUMDes Pagar Bumi Sejahtera berharap lingkungan kandang kembali ideal, ayam tetap sehat, dan target produksi telur harian di Desa Setupatok dapat terus tercapai secara maksimal.

Langkah Sigap BUMDes Pagar Bumi Sejahtera Atasi Bahaya Amonia di Kandang Ayam - foto 2